Rabu, 19 Agustus 2015
Kamis, 13 Agustus 2015
TUGAS 2
Asam Lemak Dari Minyak Sunco

Tentang Produk Minyak Goreng Sunco
Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis) berasal dari Afrika Barat, merupakan tanaman penghasil utama minyak nabati yang mempunyai produktivitas lebih tinggi dibandingkan tanaman penghasil minyak nabati lainnya. Kelapa sawit pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh pemerintahan Belanda pada tahun 1848.
Awalnya tanaman kelapa sawit dibudidayakan sebagai tanaman hias, sedangkan pembudidayaan tanaman untuk tujuan komersial baru dimulai pada tahun 1911.
Perintis usaha perkebunan kelapa sawit di Indonesia adalah Adrien Hallet (orang Belgia), kemudian budidaya yang dilakukannya diikuti oleh K.Schadt yang menandai lahirnya perkebunan kelapa sawit di Indonesia mulai berkembang.
Minyak sawit dapat digunakan untuk berbagai macam kegunaan salah satunya sebagai bahan baku minyak goreng karena keunggulan sifat yang dimilikinya yaitu tahan oksidasi dengan tekanan tinggi
Bagian yang paling popular untuk diolah dari kelapa sawit adalah buah. BAgian daging buah menghasilkan minyak kelapa sawit mentah yang diolah menjadi bahan baku minyak goreng dan berbagai jenis turunannya
Minyak goreng yang baik diolah dari buah kelapa sawit yang segar.
SunCo dibuat dengan teknologi mutakhir dengan melalui 5 tahapan proses yakni 3 kali proses pemurnian dan 2 kali proses penyaringan sehingga menghasilkan minyak goreng yang baik dengan bukti-bukti sebagai berikut:
BENING. Tidak cepat hitam, minimalkan resiko kanker!
Rahasia beningnya Sunco berasal dari buah kelapa sawit segar yang langsung diolah. Warna bening adalah bukti minyak goreng yang baik karena tidak cepat hitam atau teroksidasi sehingga meminimalkan risiko kanker.
TIDAK MUDAH BEKU. Kandungan asam lemak jenuh rendah, hindarkan ancaman kolesterol jahat!
Dibandingkan dengan minyak goreng sawit yang lain Sunco tidak mudah beku. Ini membuktikan bahwa Sunco adalah minyak goreng dengan kandungan asam lemak jenuh terendah sehingga meminimalkan peningkatan kolesterol (LDL Kolesterol).
KARAKTERNYA SEPERTI AIR. Tidak lekat dan mudah mengalir!
Kualitas minyak goreng dapat dibuktikan dengan uji organoleptik*. Sunco diolah dari buah kelapa sawit segar maka Sunco karakternya seperti air, tidak lekat, dan tidak menyerap berlebih di makanan. Makan lebih nyaman tanpa rasa gatal/serik di tenggorokan.
*Uji organoleptik dilakukan untuk membuktikan kualitas minyak goreng yang baik secara sensorik.
Asam Lemak Dalam Minyak Sunco
Asam Laurat

Asam laurat (nama sistematis : asam dodekanoat) adalah asam lemak jenuh berantai sedang (Ing. middle-chained fatty acid, MCFA) yang tersusun dari 12 atom C. Sumber utama asam lemak ini adalahminyak kelapa, yang dapat mengandung 50% asam laurat, serta minyak biji sawit (palm kernel oil). Sumber lain adalah susu sapi. Rumus kimia asam palmitat dapat ditulis sebagai C12H24O2 atau CH3(CH2)10COOH.
Asam Palmitat

Asam palmitat adalah asam lemak jenuh yang tersusun dari 16 atom karbon (CH3(CH2)14COOH).Tumbuh-tumbuhan dari famili Palmaceae, seperti kelapa(Cocos nucifera) dan kelapa sawit (Elaeis guineensis) merupakan sumber utama asam lemak ini. Minyak kelapa bahkan mengandung hampir semuanya palmitat (92%). Minyak sawit mengandung sekitar 50% palmitat. Produk hewani juga banyak mengandung asam lemak ini (dari mentega, keju, susu, dan juga daging).

Tentang Produk Minyak Goreng Sunco
Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis) berasal dari Afrika Barat, merupakan tanaman penghasil utama minyak nabati yang mempunyai produktivitas lebih tinggi dibandingkan tanaman penghasil minyak nabati lainnya. Kelapa sawit pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh pemerintahan Belanda pada tahun 1848.
Awalnya tanaman kelapa sawit dibudidayakan sebagai tanaman hias, sedangkan pembudidayaan tanaman untuk tujuan komersial baru dimulai pada tahun 1911.
Perintis usaha perkebunan kelapa sawit di Indonesia adalah Adrien Hallet (orang Belgia), kemudian budidaya yang dilakukannya diikuti oleh K.Schadt yang menandai lahirnya perkebunan kelapa sawit di Indonesia mulai berkembang.
Minyak sawit dapat digunakan untuk berbagai macam kegunaan salah satunya sebagai bahan baku minyak goreng karena keunggulan sifat yang dimilikinya yaitu tahan oksidasi dengan tekanan tinggi
Bagian yang paling popular untuk diolah dari kelapa sawit adalah buah. BAgian daging buah menghasilkan minyak kelapa sawit mentah yang diolah menjadi bahan baku minyak goreng dan berbagai jenis turunannya
Minyak goreng yang baik diolah dari buah kelapa sawit yang segar.
SunCo dibuat dengan teknologi mutakhir dengan melalui 5 tahapan proses yakni 3 kali proses pemurnian dan 2 kali proses penyaringan sehingga menghasilkan minyak goreng yang baik dengan bukti-bukti sebagai berikut:
BENING. Tidak cepat hitam, minimalkan resiko kanker!
Rahasia beningnya Sunco berasal dari buah kelapa sawit segar yang langsung diolah. Warna bening adalah bukti minyak goreng yang baik karena tidak cepat hitam atau teroksidasi sehingga meminimalkan risiko kanker.
TIDAK MUDAH BEKU. Kandungan asam lemak jenuh rendah, hindarkan ancaman kolesterol jahat!
Dibandingkan dengan minyak goreng sawit yang lain Sunco tidak mudah beku. Ini membuktikan bahwa Sunco adalah minyak goreng dengan kandungan asam lemak jenuh terendah sehingga meminimalkan peningkatan kolesterol (LDL Kolesterol).
KARAKTERNYA SEPERTI AIR. Tidak lekat dan mudah mengalir!
Kualitas minyak goreng dapat dibuktikan dengan uji organoleptik*. Sunco diolah dari buah kelapa sawit segar maka Sunco karakternya seperti air, tidak lekat, dan tidak menyerap berlebih di makanan. Makan lebih nyaman tanpa rasa gatal/serik di tenggorokan.
*Uji organoleptik dilakukan untuk membuktikan kualitas minyak goreng yang baik secara sensorik.
Asam Lemak Dalam Minyak Sunco
Asam Laurat
Asam laurat (nama sistematis : asam dodekanoat) adalah asam lemak jenuh berantai sedang (Ing. middle-chained fatty acid, MCFA) yang tersusun dari 12 atom C. Sumber utama asam lemak ini adalahminyak kelapa, yang dapat mengandung 50% asam laurat, serta minyak biji sawit (palm kernel oil). Sumber lain adalah susu sapi. Rumus kimia asam palmitat dapat ditulis sebagai C12H24O2 atau CH3(CH2)10COOH.
Asam Palmitat
Asam palmitat adalah asam lemak jenuh yang tersusun dari 16 atom karbon (CH3(CH2)14COOH).Tumbuh-tumbuhan dari famili Palmaceae, seperti kelapa(Cocos nucifera) dan kelapa sawit (Elaeis guineensis) merupakan sumber utama asam lemak ini. Minyak kelapa bahkan mengandung hampir semuanya palmitat (92%). Minyak sawit mengandung sekitar 50% palmitat. Produk hewani juga banyak mengandung asam lemak ini (dari mentega, keju, susu, dan juga daging).
Kamis, 30 Juli 2015
Tugas 1 Kimia Organik
1. Berikan penjelasan mengapa molekul di bawah ini bersifat
polar atau non polar
a. F2
b. H2O
c. HF
2. Tuliskan 5 golongan senyawa/molekul utama yang menyusun
material/zat alamiah dan sintesis
3. Tuliskan fungsi dari setiap golongan senyawa/molekul pada
soal nomor 2 bagi tubuh manusia.
4. Berikan penjelasan bagaimana hubungan antara manusia dan
tumbuhan ditunjau dari molekul di
bawah ini :
a. Oksigen dan
Karbondioksida
b. Glukosa
(karbohidrat)
5. Gambarkan stuktur molekul asam karboksilat berikut ini :
a. Asam heksanoat
b. asam
2-kloro-3-metil pentanoat
c. Asam
4-amin0-3,3-dimetil-oktanoat.
6. Telusuri jenis asam karboksilat yang ada pada :
a. Jeruk nipis
b. kambing
c. keringat
manusia
d. Semut
jawaban :
1. a.F2 bersiat
non polar karena mempunyai perbedaan keelektronegatifan atau momen dipolnya
sama dengan nol (0)
b. H2O polar
karena mempunyai perbedaan keelektronegatifan atau momen dipolnya besar
c.HF polar
karena mempunyai perbedaan keelektronegatifan atau momen dipolnya besar
2. 5 golongan
senyawa/molekul utama yang menyusun material/zat alamiah dan sintesis yaitu :
a) karbohidrat
b) protein
c) lipid
d) air
e) mineral
a. karbohidrat
Fungsi karbohidrat yang utama adalah sebagai pemasok energi.
dalam 1 gram karbohidrat mampu menghasilkan 4 kkalori yang meklalui proses
pembakaran kimiawi didalam tubuh sebagai sumber energi.
b. Protein
Berfungsi sebagai
zat pembangun dalam pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan, zat pengatur dalam proses metabolisme
dalam bentuk enzim dan hormon, salah satu sumber energi, mengganti
sel-sel tubuh yang rusak dan sebagai pertahanan tubuh dalam bentuk antibodi.
c. Lemak
Berfungsi sebagai sumber energi untuk proses metabolisme
tubuh, melindungi organ-organ penting dalam tubuh, membantu pembentukan
struktur sel dan jaringan, sebagai pelumas melancarkan sistem pencernaan,
penghemat protein, dan pengatur suhu tubuh agar tetap hangat walaupun kondisi
cuaca sedang dingin.
d. Air
Berfungsi
melarutkan zat makanan, pembentukan sel dan cairan tubuh, membantu membersihkan sistem tubuh dari
racun dan berperan menjaga keseimbangan tubuh.
e. mineral
Berfungsi sebagai
komponen utama bagi tubuh atau penyusun kerangka tulang, gigi dan otot-otot, membangun asam amino, sebagai
kontraksi oto dan respon saraf dan berperan
penting dalam menjaga keseimbangan air juga asam basa pada darah.
4. a. Hubungan antara manusia dan tumbuhan
ditinjau dari molekul oksigen dan karbondioksida adalah manusia menghirup
oksigen dari tumbuhan lalu dihembuskan karbondioksida, kemudian karbondioksida
akan diserap oleh tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis dan dihasilkan
oksigen dan karbohidrat, dan oksigen diserap kembali oleh manusia, dan
seterusnya akan terus berulang.
b. Hubungan
antara manusia dan tumbuhan ditinjau dari molekul glukosa (karbohidrat)
adalah tumbuhan bisa tumbuh
dari biji hingga menjadi pohon besar karena proses fotosintesis.
H2O + CO2 → C6H12O6 + O2
karbohidrat
Dari hasil
fotosintesis tersebut akan terbentuk polisakarida yang akan membuat pohon
tersebut membesar. Dari semua
bagian dari tumbuhan, manusia hanya dapat mengonsumsi karbohidrat dari buah yang dihasilkan oleh tumbuhan. Hal
ini disebabkan karena manusia hanya mempunyai enzim amilase yang hanya mengolah karbohidrat
dalam bentuk amilosa.
Jadi hubungannya
yaitu manusia hanya sebagai konsumen yang memakan karbohidrat dari tumbuhan, sedangkan tumbuhan
sebagai produsen yang membuat karbohidrat.
5. a. Asam
Heksanoat
b. asam
2-kloro-3-metil pentanoat
c. Asam
4-amin0-3,3-dimetil-oktanoat
6. jenis asam
karboksilat yang ada pada :
a. Jeruk
nipis = asam
2-hidroksi-1,2,3-propanatrikarboksilat(asam sitrat)
b. Kambing = asam kaproat ( asam
heksanoat)
c. Keringat
manusia = asam propanoat
Langganan:
Postingan (Atom)












